Setelah Melahirkan Anak, Ia “Tidak Bisa Tertawa Lagi”! Begitu Diperiksa, Dokter: “Ini Penyakit Langka”!

Bisakah kamu membayangkan hidup tanpa tertawa? Karena tertawa bahagia bisa membuat otak kamu serasa ditusuk paku, sangat menyakitkan. Sayangnya, hal ini terjadi pada seorang wanita bernama Angela Chapman yang sudah menjadi seorang ibu dari 3 orang anak. Setiap hari, dia harus merasakan sakit luar biasa di kepala dan leher karena di bagian kepalanya ada sebuah lubang.

Menurut Dailymail, Angela sebelumnya adalah orang yang ceria dan senang tertawa, tapi sejak ia melahirkan anaknya, Jacob pada usia 39 tahun, ia menderita penyakit yang disebut spontaneous intracranial hypotension yang menyebabkan otaknya turun ke dalam tengkorak. Ini biasanya disebabkan oleh hilangnya cairan tulang belakang otak melalui lubang di lapisan jaringan tisu yang keras yang biasanya menahan cairan otak yang tersumbat. Kondisi ini bisa mengakibatkan sakit kepala luar biasa, mual, sakit leher, pusing dan hilangnya keseimbangan. Dalam beberapa kasus langka, itu bahkan bisa menyebabkan demensia dan parkinson.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, memang ditemukan lubang di otak Angela sehingga cairan ini mudah mengalir keluar dari otak dan situasi ini akan jadi serius ketika Angela tertawa. Tapi, kenapa bisa ada lubang di otak? Dokter masih belum bisa menemukan alasannya. Meskipun kondisinya membaik setelah operasi, tapi Angela mengalami kecelakaan mobil setelahnya yang menyebabkan gejala jadi lebih serius daripada sebelumnya. Suami Angela juga mengatakan bahwa istrinya kadang kehilangan sebagian ingatannya.

Dan Angela sendiri mengatakan bahwa supaya tidak merasakan sakit, ia sama sekali tidak berani menonton acara TV yang lucu karena itu sungguh menyakitkan untuk tertawa dengan hati-hati. Dan karena kondisinya seperti ini, dia tidak bisa bermain dengan putranya. Sekarang Angela masih dalam proses perawatan, semoga Angela lekas sembuh dan bisa tertawa lagi ya!

Sumber: new18nepal