“Ini” Cara yang Paling Aman Untuk Membersihkan Pusar, Kalau Salah Kaprah Bisa Bahaya!

Apa yang biasa kamu lakukan untuk menjaga kebersihan pusar kamu? Banyak orang yang suka menyentuh dan mengorek pusar ketika sedang mandi. Sebenarnya, pusar tidak boleh sembarangan dibersihkan. Jika salah kaprah, maka hal ini dapat melukai usus dan bahkan dapat menyebab kematian.

Pusar dikenal juga sebagai titik shenque. Pusar terhubung dengan 12 meridian tubuh dan dapat berkomunikasi dengan organ-organ internal. Pusar juga seperti sebuah portal dari jantung dan ginjal dan memiliki efek mengendalikan aliran darah.

Orang jaman dahulu sangat menghargai pusar karena pusar dikatakan sebagai akar dari organ dalam tubuh. Untuk menjaga tubuh agar tetap sehat, menjaga kebersihan pusar adalah langkah pertama yang harus diperhatikan.

Pengenalan pusar

Apakah pusar benar-benar terhubung ke organ internal? Bisakah udara masuk melaluinya?

Pusar mempunyai peran yang penting kepada bayi karena terhubung dengan tali pusar, menghubungkan plasenta ibu ke hati janin, memasok nutrisi yang diperlukan, dan membuang hasil metabolisme dari janin. Setelah bayi lahir, tugas dari pusar sebenarnya sudah selesai, karena bayi sudah bisa bermetabolisme secara mandiri. Pusar tidak lagi memiliki kegunaan dan sering dianggap sebagai “bekas luka”.

Bolehkah pusar dibersihkan?

Kenyataannya, kotoran pada pusar adalah campuran sel-sel yang jatuh dari kulit dan kotoran seperti keringat dan debu, tidak berbeda dengan kotoran di bagian tubuh lainnya. Jadi cukup dibersihkan dengan air mengalir saja.

Umumnya, kotoran ini tidak akan membahayakan kesehatan dan tidak ada bau. Jika mengeluarkan bau yang tidak sedap bahkan bengkak, maka mungkin sudah terjadi peradangan pusar.

Beberapa orang juga suka mengorek pusarnya. Sebenarnya, dibersihkan dengan korek kuping juga tidak apa-apa, asal dengan pelan dan hati-hati. Tapi, bagaimanapun juga mengorek-ngorek pusar itu tidak dianjurkan.

Bagaimana cara menjaga pusar?

1. Pijat pusar

Sebelum bangun di pagi hari atau sebelum tidur di malam hari, kosongkan air seni terlebih dahulu kemudian rilekskan tubuhmu. Berbaring di ranjang kemudian letakkan telapak tangan di pusarmu. Pijat 108 kali berputar ke arah berlawanan arah jarum jam, kemudian pijat 108 berputar ke arah jarum jam.

Cara ini dapat menguatkan otak dan menguatkan ginjal, melancarkan pencernaan, menenangkan saraf, menguatkan metabolisme hati, melancarkan peredaran darah, meningkatkan dan mengatur fungsi organ, dan meningkatkan daya tahan tubuh.

2. Terapi moksibusi

Terapi moksibusi adalah pengobatan tradisional yang seringkali dilakukan bersamaan dengan akupuntur. Biasanya, daun akan dibakar diatas titik-titik akupuntur tertentu. Panas yang ditimbulkan akan menembus kulit atau jaringan otot dan kemudian diharapkan dapat mengobati atau mencegah penyakit yang direncanakan. Kamu bisa melakukan terapi moksibusi selama 10-20 menit sampai sedikit kemerah-merahan. Metode ini dapat membantu kesehatan, mencegah penyakit dan menjaga kekebalan tubuh.

3. Mengompres pusar dengan obat

Ketika sakit, kamu bisa mengompres pusar kamu. Caranya sangat mudah. Ambil 3 gr biji sawi putih dan tumbuk sampai halus. Letakkan bubuk ke dalam pusar. Kemudian letakkan kantong air hangat di atas pusar. Selesaikan setelah berkeringat.

Semoga artikel ini bermanfaat yah sob! Jangan lupa untuk SHARE dan LIKE artikel ini!

Sumber: coco01